Sabtu, 08 Agustus 2015



Analisis Cerpen
Juru Masak
            Disebuah Desa Lareh Panjang, tinggal seorang juru masak yang bernama Makaji, ia menjadi juru masak nomor satu didesa itu. Makaji merupakan orang yang baik, ia tidak pernah pilih kasih, sejak dulu Makaji tidak pernah keberatan untuk membantu keluarga mana saja yang hendak menggelar pesta.
            Makaji mempunyai anak bernama Azrial, yang kini telah sukses di Jakarta. Suatu hari Mangkudun, sorang tuan tanah didesa tersebut, akan menikahkan anaknya Renggogeni dengan Yusnaldi seorang perwira polisi. Masih segar diingatan Azrial, Mangkudun menolak dan mengejek ia dan ayahnya karena tidak sederajat dengan Mangkudun. Walaupuan telah diperlakukan seperti itu dengan Mangkudun. Makaji berjanji tetap akan membatu sebagai juru masak di acara pernikahan itu. Diwaktu yang sama Azrial mengajak Makaji tinggal dengannya di Jakrata untuk menghabiskan masa tuanya didekat anak. Hal itu membuat hati Makaji menjadi bimbang.
            Pernikahan yang awalnya berjalan sangat meriah, berakhir dengan kekecwaan para tamu terhadap hidangan yang disajikan tidak sesuai keinginan. Ada yang mengatakn gulai kambing tidak ada rasanya, kuahnya encer, dan sebagainya. Mereka langsung meninggalkan acara, bahkan ada yang belum sempat mencicipi hidangan, sudah tergesa untuk pulang. Karena juru masaknya bukan Makaji, itulah alasannya. 2 hari sebelum acara pernikahan, Makaji pergi bersama Azrial ke Jakarta dan mungkin tidak akan kembali. Kini Desa Lareh Panjang kehilangan juru masak yang handal dan cekatan seperti Makaji.
 ( Sumber : Damhuri Muhammad,29,Juru Masak:Sehimpun Cerita pendek,Depok:Koekoesan )


Nilai Intrinsik
1.      Judul               : Juru Masak
2.      Tema               : Dendam Azrial dan Makaji Juru masak yang handal
3.      Tokoh              : Makaji, Azrial, Mangkudun, Renggogeni, Yusnaldi, Rombongan                                         Pengantar Pengantin Pria
4.      Penokohan      : a. Makaji                   : baik, tidak pernah membedakan orang
  b. Azrial                    : pendendam
  c. Mangkudun           : Suka membeda – bedakan orang
  d. Renggogeni           : penurut
5.      Setting             : a. Tempat                  : Desa Lareh Panjang, Pernikahan Renggogeni
  b. Suasana                 : sedih, dendam, meriah
  c. Waktu                    : beberapa tahun lalu
6.      Alur                 : Mundur ( Flashback )
7.      Amanat           : a. jika berjanji harus ditepati
  b. semua manusia sama, jadi jangan mebeda – bedakan kedudukan            seorang didalam masyarakat
  c. jangan menyimpan dendam.
Nilai budaya    : a. perjodohan paksa, antara Renggogeni dengan Yusnaldi.
                          b. adanya pertunjukan pencak, meriam yang ditembakkan kelangit dalam                                acara pernikan Renggogeni dan Yusnaldi.
                          c. masakan gulai adalah cirri khas makanan di pernikahan desa Lareh                                      Panjang
Nilai Sosial      : makaji tidak pernah keberatan membantu keluarga mana saja yang akan                             menggelar pesta, tak peduli apakah tuan rumah hajatan itu orang                                          terpandang yang tamunya membludak atau orang biasa yang sanggup                          menggelar syukuran sederhana.
Nilai Moral      : mangkudun yang menolak Azrial karna ia hanya anak seorang anak                                    juru masak sedangkan Mangkudun tuan tanah desa tersebut
Nilai pendidikan ; Azrial yang hanya tamatan Tsanawiyah, sedangkan Renggogeni yang                                  tamatan akademi perawat di kota membuat Mangkududn menolak                                Azrial menjadi menantunya.